31 Oct 2017

Mengapa Data Penjualan Penting untuk Kesuksesan Bisnis

Mengapa Data Penjualan Penting untuk Kesuksesan Bisnis

Seperti yang banyak dikatakan oleh para pengusaha bahwa kunci mencapai kesuksesan dalam mengelola bisnis adalah dengan lebih mengandalkan data.

Jika Anda mengandalkan data dan laporan lengkap penjualan bisnis daripada menebak-nebak atau membuat perkiraan, memungkinkan Anda untuk mengetahui perkembangan bisnis dan mampu membuat keputusan yang lebih cerdas dalam meningkatkan profit bisnis hingga kepuasan pelanggan menjadi lebih baik.

Saat ini semakin banyak pengusaha yang menyadari pentingnya peran data dalam peningkatan bisnis mereka. Menurut survei Alteryx dan RetailWire terhadap 350 usaha ritel, 81% pengusaha mengatakan mereka mengumpulkan data dari pelanggan dan 76% mengatakan data tersebut sangat penting untuk mengembangkan bisnis mereka.

Sayangnya, sebagian besar pengusaha tidak tahu bagaimana mengumpulkan data yang tepat dan sebagian lainnya tidak dapat menggunakan data tersebut secara efektif. Untuk itu, beberapa tips berikut ini akan membantu Anda mendapatkan data dan menggunakannya untuk kesuksesan bisnis Anda:

Mulailah dengan ‘Alat’ yang tepat

Anda mungkin kesulitan mendapatkan data bisnis karena Anda tidak memiliki alat yang tepat untuk mengumpulkan dan memanfaatkan informasi, atau Anda memiliki alat yang baik tapi tidak mengetahui potensi alat yang Anda gunakan. Cobalah pertimbangkan alat berikut ini:

Software Kasir

Jika sistem kasir Anda hanya digunakan untuk mencatat penjualan, Anda mengalami kerugian besar. Sebagian besar Point of Sale atau software kasir modern ini menghadirkan fitur laporan yang lengkap seperti penjualan setiap hari, bulan hingga tahun.

Misalkan, ketika Anda melihat laporan penjualan bisnis Anda akan mengetahui produk mana yang memberikan profit terbanyak sehingga Anda bisa merencanakan untuk membeli stok lebih banyak sesuai dengan rata-rata penjualan produk tersebut.

Bandingkan jika Anda tidak memiliki data yang lengkap, tentu Anda tidak bisa membuat keputusan tepat dan dapat diandalkan. Inilah salah satu fitur terbaik software kasir modern ini yang menjadi andalan bagi para pengusaha.

Jadi jika Anda belum melakukannya, jelajahi fitur laporan pada sistem kasir Anda dan pelajari tentang data tersebut.

cr:paw0on

22 Sep 2017

Perbedaan Printer Dot Matrix Dan Printer Thermal

Perbedaan Printer Dot Matrix Dan Printer Thermal

Printer adalah perangkat yang di gunakan untuk mencetak struk. Printer dot matrix/thermal  menggunakan jenis kertas khusus, yaitu kertas roll atau kertas 2 play (rangkap 2) dan NCR. berbeda dengan printer lainnya yang menggunakan paper jenis sheet atau lembaran. maka kertas yang tercetak dapat menyesuaikan, hal ini menjadikan printer dot matrix/thermal menjadi fleksibel dan cocok untuk Anda yang berwirausaha. Secara umum ada 2 tipe printer kasir yang populer, yaitu printer jenis Dot Matrix dan printer kasir jenis Thermal.

Printer Kasir Dot Matrix

Keunggulan memakai printer dot matrix ini adalah karena kecepatan cetak yang tinggi. Sebagai gambaran printer dot matrix ini misalnya, dapat mencetak dengan kecepatan 4.5 baris per-detik. Dengan kecepatan cetak yang tinggi, contohnya seperti mengurangi jumlah antrian pelanggan di kasir anda.

Jenis printer dot matrix adalah printer yang menggunakan teknologi impact atau dot matrix. cetakan pada struk akan terlihat sebagai kumpulan titik-titik kecil. Pada sistem dot matrix, pin atau jarum head akan menyentuh pada permukaan pita dan juga pada kertas. Karena printer ini bisa digunakan bersama dengan kertas rangkap atau NCR. Dengan kertas rangkap, contohnya seperti nota asli dapat diberikan ke pelanggan dan nota duplikat rangkap dapat dsimpan sebagai arsip. jenis printer dot matrix ini adalah suaranya yang cukup berisik.

Printer Kasir Thermal

Jenis printer yang kedua adalah printer thermal. Printer ini menggunakan teknologi thermal khusus yang disebut dengan direct-thermal. Pada printer ini, head printer thermal akan melakukan pemanasan langsung pada kertas jenis thermal. Printer  thermal ini mempunyai keunggulan karena kecepatan cetak yang begitu cepat dan hampir tidak menimbulkan suara pada saat mencetak struk. Sebagai perbandingan printer kasir dot matrix kurang dari 50 milimeter per-detik itu pun sudah sangat cepat dibanding printer biasa. Namun printer thermal bahkan mempunyai kecepatan sampai 250 milimeter per-detik.

Aplikasi printer jenis dot matrix/thermal tidak hanya dipakai untuk kasir di swalayan atau supermarket saja. Printer ini juga banyak dipakai sebagai printer mesin antrian, printer dapur atau kitchen printer, printer pompa bensin atau printer spbu, printer bank atau slip printer, atau pada aplikasi lainnya.

Demikian artikel kali ini, semoga bermanfaat.

cr:perangkatkasir

15 Jun 2017

Berbagai Perangkat Untuk Sistem Kasir

Berbagai Perangkat Untuk Sistem Kasir

Bagi Anda pemilik sebuah toko offline, sebaiknya mengetahui 6 perangkat kasir yang beredar di pasaran, perangkat tersebut adalah :

1. Software Kasir 

Ada berbagai macam software kasir yang beredar di pasaran. Tujuan utama menggunakan sofware kasir / software toko adalah efisiensi dalam operasional usaha, Sehingga kegiatan manual  yang memakan waktu akan diminimalisir.  Seperti menulis label alamat, nota penjualan yg memuat data pelanggan (nama , alamat , no telpon dll), cek stok , melihat laporan penjualan dll.

2. Barcode Scanner 

Alat yang sering kita jumpai dari minimarket yang biasanya ada di meja kasir. Barcode scanner berkemampuan untuk membaca kode bar dan menerjemahkan ke dalam format data yang dapat dibaca oleh komputer.

3.  Printer kasir 

Atau disebut juga dengan printer struk atau mini printer yang menggunakan kertas struk kecil untuk mencetak nota.

Ada 2 macam printer kasir, yaitu printer kasir thermal dan printer kasir dot matrix.

  • Printer struk thermal menggunakan kertas yang permukaannya licin , seperti ketika mencetak struk pembayaran dengan kartu kredit.
  • Printer struk dot matrix menggunakan kertas struk biasa.
  • Printer struk dot matrix biasanya lebih berisik (ketika mencetak) daripada printer struk thermal.

4. Cash drawer

Biasa disebut juga dengan laci uang. Tempat menaruh uang transaksi di kasir yang sudah memiliki divider / pemisah antara berbagai macam nilai uang. Berbagai jenis cash drawer ada yang menggunakan bahan baja, besi atau plastik. Dilengkapi pula dengan kunci.

Agar cash drawer membuka laci secara otomatis , kabel cash drawer dihubungkan ke printer struk dengan menggunakan konektor. Sehingga ketika pilih Cetak struk di Software kasir, Cash drawer akan terbuka otomatis disertai printer kasir mencetak nota.

5. Printer barcode  

Gunanya untuk mencetak kode barcode agar hasil cetakannya lebih mudah terbaca oleh barcode scanner. Printer barcode menggunakan kertas stiker barcode dengan berbagai ukuran.

Cara membuat & mencetak kode barcode ada berbagai macam, salah satunya adalah dari Software Kasir  yang digunakan. Beberapa software kasir dapat mengubah kode item barang menjadi kode barcode sehingga proses pembuatan kode barcode lebih mudah dan cepat.

6. Customer Display

Fungsinya menampilkan transaksi yang dilakukan pelanggan dan apa saja  yang diinput oleh Kasir. Sehingga pelanggan dapat melihat/mengkonfirmasi item transaksi dan total pembeliannya.

Jadi perangkat kasir mana saja yang akan Anda pakai?

Sesuaikanlah dengan kebutuhan operasional & budget di usaha Anda. Namun sebelum memakai hardwarenya , gunakan dulu softwarenya karena perangkat tersebut dapat dijalankan jika sudah terkonek dengan software kasir.

cr: melekinternet

13 Jun 2017

Mengenal Teknologi Barcode Scanner

Mengenal Teknologi Barcode Scanner

Dalam dunia bisnis alat yang bernama Barcode scanner sudah tidak asing, terutama untuk para petugas kasir.

Bagi para kasir penggunaan Barcode scanner menjadi bagian yang mutlak harus dikuasai untuk mempermudah maupun mempercepat transaksi pembelian. Dahulu sebelum menggunakan barcode scanner, kasir melakukan input penjualan secara manual dengan menggunakan nama barang atau kode barang.

Pengertian Barcode

Sebelum membahas lebih jauh mengenai penggunaan barcode scanner ada baiknya kita mengenal lebih dekat apa yang disebut dengan barcode. Barcode adalah kode-kode untuk angka dan huruf yang terdiri dari kombinasi bar (garis) dengan berbagai jarak.  Ketika angka tersebut di scan oleh cashier maka kode tersebut secara otomatis akan langsung terhubung ke data barang. Hal ini merupakan salah satu cara untuk memasukkan data ke dalam komputer. Hasil barcode scanner tersebut berisikan data-data dari berbagai produk seperti nama vendor, nama produk, harga dan data pendukung lain.

Barcode Scanner

Dalam hal ini komputer tidak secara langsung dapat membaca data yang terkandung dalam kode bar tersebut, oleh karena itu sebelumnya kode yang ada harus ditangkap dan diterjemahkan ke dalam format data yang dapat dibaca oleh komputer. Alat yang dapat membaca dan mengirimkannya ke dalam komputer itulah yang disebut Barcode Scanner.

Cara Kerja Barcode Scanner

Seperangkat Barcode scanner terdiri dari scanner, decoder dan kabel yang menyambungkan decoder dengan komputer. Barcode scanner tersebut memindai symbol, menangkap dan merubah kode bar menjadi data elektrik lalu mengirimkannya ke komputer  dengan format data yang sederhana.

Hal menarik lainnya dari penerapan barcode scanner ini adalah terus berkembangnya teknologi Point of Sale yang menjadi wadah penerapan barcode scanner ini. Akhir-akhir ini, para pelaku usaha mulai mengenal teknologi POS yang hadir dengan sejumlah keunggulan.

Nah, apakah barcode scanner bekerja dengan teknologi POS? Ya tentu saja.

Anda dapat mengenal lebih jauh teknologi POS yang dapat memudahkan transaksi bisnis Anda, dan juga bisa dipantau menggunakan smartphone dan tablet Anda.

Informasi lebih lanjut mengenai Teknologi POS dapat Anda pelajari di alit.co.id.

cr: olsera