16 Jun 2017

Tips Memilih Printer Barcode Yang Tepat

Tips Memilih Printer Barcode Yang Tepat

Menerapkan sistem teknologi barcode dapat menjadi bagian penting dari setiap bisnis yang sukses. Hal ini dapat membuat pekerjaan retailer, manajemen, dan karyawan lebih mudah. Feedback secara langsung, mereka dapat memberikan layanan yang lebih baik kepada pelanggan dan lebih fokus pada menjaga klien senang.

Teknologi barcode telah terbukti berguna dalam berbagai jenis usaha atau bisnis. Membuat sistem manajemen persediaan (inventory) lebih mudah dengan hanya memindai barcode menggunakan scanner genggam (hand held) membuat perhitungan persediaan lebih cepat dan lebih akurat. Hal ini juga dapat digunakan untuk dokumen, aset, dan memantau karyawan lapangan. Dengan segala kemudahan yang disediakan oleh teknologi barcode tersebut meningkatkan penjualan dan keuntungan.

Apakah Anda sudah merencanakan untuk menggunakan barcode dalam bisnis Anda? Berikut diantaranya beberapa solusi barcode untuk Anda:

Printer dot matrix salah satunya. Dot matrix adalah sebuah metode pencetakan yang pertama kali digunakan dalam pembuatan barcode saat ini karena mudah penggantian stok dan relatif murah daripada toner atau tinta.

Pita harus selalu dipantau karena mudah pudar dan tentunya kontras hasil cetak label akan terpengaruh. Dalam sistem barcode, kontras warna sangat penting dalam rangka untuk scanner barcode untuk memecahkan kode barcode secara akurat. Warna hitam yang tidak register yang disebabkan oleh gradasi tinta, juga dapat mempengaruhi kualitas barcode. Keterbatasan printer label dot matriks adalah bahwa sulit untuk menghasilkan barcode berukuran kecil karena keterbatasan area cetak/ukuran dot. Selain itu, printer dot matrix hanya dapat mencetak label di kertas sehingga label tersebut tidak tahan lama.

Solusi printer barcode lain adalah printer berbasis ink-jet. Jenis printer ini juga relatif murah dan kertas dengan perekat (kertas stiker) sudah tersedia di banyak toko. Namun, printer ink-jet mencetak sangat lambat. Selain itu, printer tersebut tidak tahan lama dari debu, kotoran, getaran, dan faktor lingkungan lainnya, dan jumlah software barcode yang mendukung printer ink jet sangat terbatas.

Printer laser bisa menjadi solusi printer barcode yang lebih baik karena bekerja seperti mesin fotokopi, yang berarti mereka mampu mencetak cepat. Juga, printer laser mencetak dengan resolusi tinggi dan kepadatan hasil cetak yang tinggi menghasilkan gambar berkualitas tinggi. Jenis printer ini sering jadi pilihan ketika ada dokumen dengan terlampir barcode.

Kelemahan dari printer laser adalah biaya persediaan toner. Laser printer menggunakan banyak toner hitam bila digunakan sebagai alternatif mencetak label barcode. Juga, tidak bisa mencetak di kertas yang tahan bahan kimia dan kedap air sehingga label tersebut juga kurang tahan lama.

Terakhir, printer thermal memiliki fungsi khusus yang lebih hemat untuk mencetak label satuan. Hal ini dapat menghemat uang Anda pada kebutuhan sering mengganti suku cadang thermal yang tidak bisa diakomodasi oleh dot matrix atau printer laser.

Di antara solusi barcode yang telah disebutkan, printer thermal umumnya hanya pembuat label barcode yang mampu mencetak label individu. Thermal printer juga memproduksi label barcode berkualitas tinggi dengan biaya rendah, karena satu-satunya pasokan cetak yang dibutuhkan adalah thermo-sensitif kertas khusus yang digunakan. Salah satu kelemahan dari printer thermal adalah bahwa label diproduksi sensitif terhadap panas dan cahaya, dan dapat memudar setelah 6-8 bulan.

cr: barcodemart

14 Jun 2017

Tips Memilih Mini Printer Kasir Untuk Nota

Tips Memilih Mini Printer Kasir Untuk Nota

Printer kasir yang biasa dikenal mini printer merupakan printer kecil yang digunakan pada mesin kasir, cash register, maupun komputer kasir. Jika anda memiliki rencana membuka usaha retail, restoran, cafe, bakery sebaiknya anda mencari referensi jenis printer mana yang cocok dipakai.

Untuk saat ini ada 2 teknologi yang diadopsi oleh mini printer ini, yaitu thermal dan dot matrik. Bagi anda yang masih awam jangan khawatir, dalam artikel ini akan dijelaskan perbedaan diantara keduanya.

Dot Matrik
Jenis printer kasir ini harganya relatif lebih murah jika dibandingkan dengan thermal, tidak heran jika banyak minimarket yang menggunakannya. Akan tetapi, ada beberapa kelemahan yang tampaknya akan menjadi pertimbangan anda jika memilih printer jenis ini.

  1. Proses cetak struk akan menghasilkan suara yang berisik. Semua printer dot matrik menggunakan teknologi pin head sehingga menimbulkan suara berisik saat melakukan pencetakan.
  2. Kecepatan cetak lebih lambat jika dibandingkan thermal.
  3. Biaya maintenance lebih tinggi. Harga kertas yang murah menjadi salah satu faktor mengapa printer dot matrik masih banyak digunakan. Kualitas kertas yang murah biasanya memiliki karakteristik berserat tinggi, hal ini bisa berakibat merusak pin head printer. Jika salah satu pin pada head printer rusak, maka anda harus mengganti satu modul keseluruhan dan harganya mahal. Itulah sebabnya kenapa biaya perawatan lebih mahal jika terjadi kasus seperti diatas.

Thermal
Printer thermal telah menjadi penyedia standar dalam system POS, khususnya dalam bisnis restoran sangat jarang menemukan tempat yang tidak menggunakan printer ini. Bagi kebanyakan printer thermal harganya memang lebih mahal, kertas thermal pun juga jauh lebih mahal dibandingkan printer dot matrik, tapi untuk soal kehandalan pinter thermal jauh lebih unggul. Beberapa kelebihan printer thermal bila dibanding dot matrik.

  1. Printer thermal mempunyai tingkat kecepatan yang luar biasa jika dibandingkan dengan printer dot matrik. Perbandingannya printer dot matrik akan mencetak sekitar 3 baris per detik tetapi untuk printer thermal dapat menghasilkan 20 baris perdetik.
  2. Printer thermal menghasilkan gambar yang lebih baik jika dibandingkan dengan printer dot matrik.
  3. Untuk membandingkan biaya perawatan antara printer thermal dengan printer dot matrik termasuk biaya perbaikan memang harga kertas printer thermal lebih mahal dibandingkan dengan dot matrik tetapi untuk penggantian pita ribbon untuk printer dot matrik jauh lebih mahal ketimbang membeli kertas thermal. Ketika biaya perbaikan dan biaya perawatan berkala printer dot matrik ditambahkan maka akan jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan printer thermal.

Jika anda sudah mengetahui perbedaan teknologi antara dot matrik dan thermal, maka pilihlah printer kasir yang sesuai dengan kebutuhan anda, dan sesuaikan dengan jenis usaha anda.

cr: interactive

12 Jun 2017

Tips Menjaga Keamanan Database Software Aplikasi

Tips Menjaga Keamanan Database Software Aplikasi

Sering kali kita mendengar kata Database pengertian dari Database adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Dengan adanya Database kita lebih mudah untuk mengontrol data pada komputer.

Beberapa hal berikut adalah tips dan trik untuk menjaga database agar tetap aman dan tidak ada kerusakan pada data yang akan menyebabkan hilangnya data.

  1. Lakukan backup database setiap hari setelah tutup toko dan Pastikan Harddisk anda bebas dari Badsector, bad sector adalah bagian dari hard drive komputer yang sudah rusak, dan telah kehilangan kemampuannya untuk menyimpan data. Untuk itu Anda dapat mengeceknya menggunakan tools windows.
  2. Hidari penggunaan software/aplikasi bajakan. Pilihlah software yang asli dan cocok di gunakan untuk usaha yang anda jalankan, seperti Software Kasir AlitPOS. Jangan mudah terpengaruh oleh harga software yang murah dengan harga yang murah belum tentu software itu asli dan aman di gunakan.
  3. Melakukan update antivirus secara berkala dan pastikan komputer Anda dalam keadaan stabil.
  4. Perhatikan spesifikasi komputer yang digunakan = Minimal pentium 4, memory 256 MB, hardisk space drive C minimal 10GB untuk dapat menginstal Software Kasir AlitPOS.
  5. Hindari penggunaan komputer yang sama untuk bermain game jika spek tidak memadai = resiko komputer, akan cepat rusak dan menjadi lambat dalam memroses data di karenakan terlalu banyak data yang berjalan di latar belakang komputer tersebut.
  6. Jangan terlalu banyak menginstal aplikasi jika spesifikasi komputer rendah. Telalu banyak aplikasi juga melambatkan komputer untuk memroses data.
  7. Jangan mematikan komputer melalui stop kontak dan letakan database pada drive non sistem.

cr: software-id